Skabies, sudah sejak 6 bulan yang lalu saya terkena penyakit tersebut dan Alhamdulillah, sembuh total.

Magrib tadi, seseorang menghubungi saya melalui BBM. Dan mengajukan pertanyaan seputar Skabies. Meski beliau belum bertanya, saya sudah tahu apa yang akan ditanyakannya. Pasti soal Obat. Ini karena saat saya mengalaminya dulu, saya juga bertanya demikian ke mbah google. Dari 2 halaman google, saya mendapat berita yang bagus yaitu obat yang paling baik untuk skabies.


Sebelumnya, saya jelaskan sedikit tentang penyakit ini.

Nama penyakit : Skabies
Penyebab : Tungau Skabies
Gejala : Bintik merah pada kulit, menyebar dengan cepat. Gatal dimalam hari dan reda pada siang hari.
Obat : Scabimite, Scabicid

Penyakit skabies disebabkan oleh tungau skabies. Kutu kecil yang cukup ganas menurut pribadi. Bukan karena apa yang ditimbulkan, tetapi dari bagaimana ia menyebar benih ke kulit kita dan sulitnya untuk dimatikan. Penyakit kulit ini tidak separah cacar air. Namun, jika cacar dapat sembuh hanya dalam satu dua minggum maka penyakit ini baru bisa sembuh total setelah "tidak tahu". Mengapa?. Ini karena, tungau yang bersembunyi didalam kulit masih mungkin untuk bertelur. Dan telur tersebut baru akan menetas setelah satu minggu. Jadi, bila ia tidak mati saat itu maka ada kemungkinan untuk penderita terjangkit lagi.

Awal mulanya, kutu ini menyebar melalui kontak langsung dengan penderita atau melalui barang yang dipakainya. Misalnya handuk dan pakaian. Tungau tersebut kemudian akan menggali lubang di kulit. Jelas kita tidak mungkin melihatnya. Ini sangat kecil dan harus menggunakan mikroskop untuk dapat dilihat. Setelah itu, tungau jantan dan betina yang sudah kawin akan bercerai ^^. Yang betina akan masuk lubang kulit dan mulai bertelur disana sambil memakan kulit. Lalu yang jantan akan mati ditempat atau kadang masih hidup juga untuk beberapa waktu.

Mite Kutu skabies


Mite image by : Wikilimage in pixabay.

Jika anda melihat baik-baik. Bekas gigitan tungau tersebut berbentuk seperti terowongan memanjang setiap hari sekita satu cm. Jika digaruk, trowongan tersebut akan seperti kulit mati yang mudah sekali dikelupas. Terkadang, pada sela-sela jari, dan pada telapak tangan akan muncul bintik putih disertai cairan bening. Jangan digaruk!. Gatal sih, tapi diusahakan jangan. Jika benar-benar tidak tahan silahkan pakai air dingin untuk membuat "baal" bagian gatal tersebut, sehingga tidak terlalu gatal.

Nah, disaat ia bergerak dan memakan kulit, ternyata dia juga bertelur. Mungkin jika dihitung, telurnya bisa sampai 20 butir. Kan gak banget ya bro?. Kalau telur ayam mah enak, ini telur tungau dan banyak sekali?. 

Telur ini semuanya menetas pada waktu satu minggu. Kemudian dia akan naik lagi, dan mulai kawin. Setelah itu akan berkembang biak lebih banyak lagi. Jadi gimana dong?. Sabar.

Jadi begini, prinsip dari "obat" skabies yang ada diatas, adalah akan membuat si kutu menjadi immobile. Tidak dapat bergerak. Alias lumpuh. Dengan begitu, penyebarannya bisa dicegah. Lalu dengan telurnya, itu juga akan mati.

Mari kita mulai pertanyaannya.

1.Apa itu skabies?.

Penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu.

2.Apa Obatnya?.

Saya pribadi sembuh dengan scabimite.

3.Apakah obat tersebut menyebabkan alergi?

Tidak tahu, kebetulan ketika saya sembuh total. Entah kenapa saya jadi biduran. Itu adalah penyakit turunan dari ayah saya. Biasanya karena kedinginan tingkat tinggi pada kaki. Perhatikan juga sensitivitas kulit sobat, jika ternyata dipakai langsung merah dan makin panas, jangan diteruskan. Jika berlanjut, hubungi siapa? anda sudah tahu. 

4.Berapa harganya?

Harga obat skabies oles tersebut adalah Rp.40.000. Bisa didapat dengan mudah di toko obat/ apotek terdekat.

5. Jika tidak ada, selain scabimite apa lagi?

Ada scabicide. Saya tidak tahu harganya. Saya bukan tukang obat. Tapi coba cari di google, pasti ada. Mengenai keefektifannya, saya kurang tahu juga. 

6. Berapa lama sembuh dari skabies?.

Sabar ya pembaca yang budiman. Saya sembuh setelah 4 bulan berobat ke dokter tiap 2 minggu sekali, rutin plus konsumsi obat selama jangka waktu tersebut. Ada yang sembuh lebih cepat dan lambat. Tergantung kepada sang Khaliq, mau dikasih kapan sembuhnya. Tapi, jika kita yakin akan sembuh dalam satu minggu setelah pakai obat, Fa-InsyaAllah.. saya yakin 100% akan sembuh walau cuma sekali pakai.

7. Pemakaian obatnya gimana?

Mudah, silahkan baca keterangannya. Scabimite sendiri dipakai "hanya untuk satu kali dalam satu minggu". Jadi, jangan sampai dioles berkali kali. Kabar baiknya, saya sembuh dalam waktu satu minggu. Ya, kurang lebih segitu. Btw, Untuk dapat obatnya saja saya harus berjalan kaki jauh sekali. Sampai lecet kaki saya, tapi alhamdulillah semuanya tidak sia-sia. Sekali pakai pada malam hari, pagi mandi bersih. Lalu dari hari ke hari saya lihat bintik itu mulai memerah, kemudian menghitam. Sembuh.

8.Kok saya tidak sembuh juga padahal sudah pakai berkali-kali?

Jangan begitu sobat, otak kita berperan sangat penting disini. Kalau kita sudah bilang "tidak". Ya Allah akan bilang "tidak". Karena IA sesuai dengan hati hambanya. So, jangan menyerah dulu dan jangan berkata tidak. Yakin saja kalau pakai pasti sembuh. Libatkan Yang Maha Menyembuhkan selama proses pengobatan, semoga lekas diberi kesembuhan. Amin

9. Apa tindakan yang harus dilakukan jika terkena?

- Cuci bersih semua pakaian yang kotor dengan bahan kimia (detergent). Rendam air panas jika perlu. Kutu akan mati dalam suhu tinggi. Tapi suka dengan suhu hangat (badan manusia).
- Jangan pinjam barang apapun dari teman yang terkena. Juga jangan meminjamkan.
- Hindari menggaruk. PERCAYALAH. Semakin digaruk, makin banyak, makin tambah parah dan tidak sembuh. So, jangan lakukan, titik.
- Obati semua keluarga, kalau anda kena, pasti salah satu keluarga juga kena. Ngaku aja deh. Karena semua orang dirumah saya pada kena. Semuanya berobat. Mungkin habis satu juta lebih itu. Makanya mencegah lebih baik. 
- Jemur kasur dan sprei. Tempat paling nyaman bagi kutu adalah itu. Kalau dikenakan sinar matahari, pasti cepat mati. Udara lembab akan menyebabkan bakteri dan kuman makin menjamur. Dengan menjemurnya, semua lenyap.

10. Lho, kok jangan digaruk?

Iya, soalnya itu dari kulit nempel di kuku. Lalu dari kuku terus digaruk lagi, nempel dikulit lain. Yang tersisa dikuku akhirnya membuat tangan anda terserang, terakhir anda juga mulai garuk kaki. Nanti selah kaki juga kena. Terakhir sekali, semuanya kena. Saya sendiri, maap nih, barang aja kena. Jadi berhenti menggaruk!.

11. Sudah ya, semoga cepat sembuh. Amin

Saya sungguh kasihan kepada siapapun anda. Begitu dapat BBM, saya langsung balas karena saya tahu betapa gatalnya itu. Mengeluh itu pasti ada. Dan anda yang mengaku beriman, saya kurang percaya jika dikasih skabies terus anda tidak keluar sepatah kata pun tentangnya. Sumpah, itu sangat gatal. Bahkan saya dibuat tidak bisa tidur hampir tiap malam. Akhirnya minum obat alergi, CTM. Supaya ngantuk berat dan tertidur. Habis benar-benar tidak tahan!.

Meskipun saya terpisah dari anda, tidak bisa langsung tatap muka. Saya bisa merasakan betapa anda butuh informasi. Maka dari itu saya langsung buatkan lagi satu artikel tentang skabies ini. Andai saya adalah dokter, saya akan berikan informasi yang lebih terperinci lagi. Semoga artikel sederhana ini bisa membantu sobat supaya bisa bersemangat, tidak putus asa hanya karena masalah kecil ini. Ingat, diluar sana ada ujian penyakit yang lebih besar. Yaitu kematian. Ia tidak bisa maju dan mundur. Kapan saja disekitar kita. Ingatlah Allah, libatkan IA dalam setiap doa, mohon pada-Nya supaya dicepatkan sembuh. Besar harapan saya untuk melihat hari-hari anda bisa berjalan seperti biasanya. Semoga lekas sembuh. Amin

anda mungkin masih butuh informasi serupa :