Tuesday, 13 January 2015

Pernah mencoba taubat sambal?

Tidak! anda tidak salah melihat judul diatas. Tapi mungkin anda masih asing dengannya. Pernahkan anda mencoba taubat sambal?. Apa sih taubat sambal itu?. Mari kita lihat baik-baik.


Pengertian Taubat

Taubat adalah proses dimana seseorang yang tadinya melakukan dosa, apapun dosanya menjadi orang yang berbeda 180 derajat. Hal itu bisa dicapai jika ia memohon ampun kepada Allah atas dosanya dan berusaha untuk meninggalkan itu selamanya.

Taubat sering dikatakan seseorang untuk mengingatkan orang lain yang berbuat dosa. Tapi taubat sendiri saat ini dianggap hanya untuk orang yang berzinah, mabuk dan melakukan dosa besar lainnya. Padahal, ketika kita melakukan dosa kecil dan berjanji untuk tidak mengulanginya itupun termasuk kedalam taubat.

Pengertian Sambal

Sambal adalah bahan-bahan yang terdiri dari cabai, bawang merah bawang putih, garam, penyedap rasa, tomat, terasi, dan bahan lain yang di "uleg" menjadi satu pada "lemper". Sambal sudah terkenal di Bumi Pertiwi. Semua orang menyukainya. Padahal rasanya pedas bukan main. Bahkan efek sampingnya adalah mencret dan mulas. Tapi ya, semua orang suka sambal. Anda suka tidak?.

note : lemper = tempat membuat sambal dan bumbu yang terbuat dari batu.
uleg = alat untuk menumbuk bumbu dan sambal pada lemper.

Pernah mencoba taubat sambal?


Jika disatukan, Taubat sambal berarti orang yang sudah melakukan dosa dan kemudian memohon ampun kepada Allah. Tapi hanya dalam waktu tertentu. Lalu jika sudah ketemu dengan dosa itu, ia akan melakoninya lagi. Percis seperti sambal. 

"Saya tobat! makan sambal".

Tapi, kalau sudah reda pedasnya, besok ketemu sambal lagi pasti deh makan lagi. Karena sambal itu sedap. Benar kan?

Dalam ceramah alm. KH. Zainudin.Mz, saya mengenal taubat sambal. Memang masih asing. Tapi kemudian saya menyamakannya dengan istilah "STMJ". Sholat Terus Maksiat Jalan. Berbuat baik iya, tapi dilain hari berbuat jahat juga. Lha gimana?.

Dalam percakapan yang dibawakannya,
"Din, kok lu ga mabok lagi sih?".
"Kagak, Pra. Gua udah tobat".
"Kalau gua bayarin gimana?".
"Tau dah.."

(tobatnya hanya karena tidak dibayarin).

Ternyata saat ini banyak sekali ya orang tobat. Sayang masih taubat sambal. Jika ketemu hal yang ia suka lalu dihajar. Dan kalau sudah insyaf bergaul dengan orang baik. Sampai saat ini, diri pribadi masih saja melakukan taubat sambal. Namun iya, ketika sudah insyaf langsung 180 derajat. Anda jangan sampai seperti ini ya. Nih simak tips dari beliau. Meskipun beliau tidak pernah bikin tips, saya merincikan saja kira-kira taubat yang dibahas dalam ceramah tersebut bagaimana?.

Tips taubat dari alm.KH.Zainudin.Mz

1. Taubat nashuha, artinya benar ada niat dari hati. Jangan sampai mengulangi.
2. Meningkatkan amal. Kalau sudah taubat dekati ulama. Soalnya kalau bergaulnya dengan orang yang salah pasti terjerumus lagi.
3. Perangi dosa. Yang membuat kita selalu dalam dosa adalah nafsu. Maka untuk memerangi dosa kita harus berhadapan dengan nafsu. Taubat itu gampang, tapi menjaganya lebih susah. Berbuat baik itu mudah, tapi memeliharanya lebih susah. Maka tantangan terbesar setelah amal kita naik adalah menjaganya.
4. Jaga amal kita jangan bolong. Iman memang naik turun, tetapi ada kalanya ia bisa stabil. 

Sekalipun saya tidak bisa hadist. Dan juga masih belajar. Menyampaikan satu ayat itu ada perintahnya. Mengingatkan itu juga ada perintahnya. Yang penting adalah progres. Daripada yang jago dan hafal, tapi mengingatkan saja tidak bisa?. Semoga semua pembaca bisa menjadi orang yang saling mengingatkan, hafal Al-Quran dan hadist . Amin.

Kesalahan adalah milik saya, kebenaran hanya milik Allah.

Artikel Terkait

16 comments