Monday, 5 January 2015

Sedikit tips nulis artikel Inggris dari bule

Menulis dalam bahasa Ibu sepertinya bisa dilakukan setiap orang. Buktinya banyak sekali penulis yang sukses dengan bahasanya. Tapi juga tidak sedikit yang sukses dengan bahasa Internasional. Bagi publisher adsense, sepertinya nilai klik blog inggris lebih besar ya?. Untuk itu memang kalau bisa berbahasa Inggris lebih baik membuat blog khusus agar penghasilan bisa bertambah. 

Masalahnya adalah seperti apa menulis inggris yang baik itu?. Bagi saya dan anda yang masih pemula, ini ada sedikit tips menulis artikel dalam bahasa Inggris dari seorang bule yang saya dapat dari Youtube. Semoga si empunya tidak keberatan kalau tipsnya saya terjemahkan ke bahasa Indonesia. Langsung saja,


1.Hindari kata "there are, there is".

Kata tersebut berarti "ada". Misalnya dalam kalimat, ada banyak buku diatas meja itu. Jika di translate maka akan menjadi "There are many books on the table". Kata bu guru Tash, English trainer dari ESL, penggunaan kata ini sebaiknya dihindari. Dalam berbahasa tidak masalah kita mengucapkan "there" karena itu tidak akan diingat orang. Tetapi dalam artikel, ada cara lain untuk menulis dengan lebih baik.

Itu guru Tash mencontohkan.
"There is an exhibition in the hotel". Yang artinya, ada sebuah pameran di hotel
Kalimat tersebut bisa dirubah menjadi
"The hotel is holding an Exhibition". Yang berarti, Hotel sedang mengadakan pameran. Dengan syarat, nama hotel sudah disebutkan terlebih dahulu.


Flower vector


2.Hindari penggunaan kata " Really, very, etc".

Really berarti sungguh, very = sangat.
Kedua kata ini dan kata lainnya yang menunjukan "emosi" dalam sebuah kalimat bahasa Inggris menurut Ibu Tash ini malah kurang bagus. Kecuali mungkin jika memang konteks kalimatnya begitu. Misalnya dalam kalimat,

The question number 3 is very hard to us. We can not finish it.
Pertanyaan nomer 3 sangat sulit bagi kami. Kami tidak bisa menyelesaikannya.
Kalimat tersebut bisa dirubah menjadi,
The Question number 3 is difficult. We can not finish it. Artinya tidak berubah sama sekali. Lalu mengapa harus pakai very sementara kita bisa gunakan kata lain yang lebih singkat, kata Tash.

3.Hindari "Contraction".

Contraction bisa diterjemahkan sebagai menyingkat suatu kata atau menggabungkan dua kata menjadi satu. Misalnya, Can't yang asalnya Can not. We're asalnya we are dan sebagainya.

Katanya, kalau untuk menulis surat atau apapun yang sifatnya resmi. Akan lebih sopan jika kita menggunakan kata yang tidak digabungkan. Berbeda halnya saat berbicara, contraction digunakan karena pembicaraan akan lebih singkat. 

Satu kelebihan bahasa Inggris dibanding Indonesia adalah satu kata bisa banyak bentuk. Contohnya, We, Us, Ours. Dalam bahasa Indonesia masih Kami, kami, milik kami. Pengulangan sangat banyak di bahasa Ibu kita. Kalau dalam kalimat, we have a pen. The pen is belong to us. So it is ours. Artinya kami punya pulen. Pulpennya milik kami. Jadi itu milik kami. Kalau bahasa Indonesia mungkin harus dibuat seperti ini ya. Kami punya pulen. Pulpen tersebut milik kami. Jadi itu milik kita. Hmm belajar lagi seperti anak SD.^^

Sebenarnya ada satu lagi, yaitu penggunaan "weak verb dan strong verb". Anda bisa langsung menonton videonya di youtube. Cari saja dengan kata kunci "how to improve writing skills". Selesai. Tenang saja bahasanya sangat mudah dimengerti. Karena beliau mengajar layaknya guru disekolah. Hanya saja bahasa yang digunakan adalah English tentunya.

Kalau tidak bisa membuat artikel bahasa Inggris jangan takut, kan ada mbah google. Setelah ditranslate akan lebih baik diteliti lagi, apakah ada kalimat yang nyangkut seperti diatas?. Sesudah itu benahi dan publish.

Jangan lupa untuk memfollow blog bule agar bisa mendapat banyak ilmu langsung dari orangnya. Silahkan lihat di : follow blog bule perbaiki kemampuan inggris anda

Artikel Terkait

4 comments