Monday, 5 January 2015

Cara memandikan kucing kampung

Kucing itu lucu dan menggemaskan. Inilah sebabnya kenapa keluarga saya terus memelihara kucing. Namun karena kucing sedikit sulit untuk dimandikan maka harus ada cara lain untuk melakukannya. Dibawah ini adalah langkah memandikan kucing berdasarkan pengalaman pribadi. 

1.Siapkan air hangat

Air hangat sangat disukai kucing, bukan karena airnya tetapi hangatnya. Kalau dilihat baik-baik, kucing sangat suka yang hangat. Selimut, tempat yang terkena cahaya matahari, kasur, dan kadang badan manusia juga dijadikannya tempat favorit untuk tidur. Oleh sebab itu jangan memandikan kucing dengan air dingin karena dia sudah pasti akan menjerit.

Pengalaman saya saat memandikan kucing dengan air dingin. Dia kedinginan dan langsung memanjat dinding yang kasar demi menghindari siraman air berikutnya. Saya sendiri sampai heran kucing bisa manjat. Pernah juga oleh ayah saya diikat dengan tali ke barbel seberat 5 kg. Namun ketika dimandikan si kucing ternyata kuat mengangkat beban seberat itu. Akhirnya acara yang diadakan dikamar mandi tersebut malah berantakan.


kucing kampung


2.Pancing dengan makanan

Untuk membuat kucing masuk kekamar mandi saja kita mungkin akan kerepotan. Cara mengatasinya adalah dengan memberi makanan. Beri secuil biskuit kucing atau apalah yang disukai kucing kampung anda agar mau masuk kamar mandi. 

3.Jangan langsung diguyur

Pastikan saat memandikan, jangan mengguyur seperti memandikan anak balita. Kucing sangat ketakutan dengan air. Bahkan jika tahau kalau yang kita pakai adalah air hangat ia akan tetap takut. Jadi sebaiknya dipercikan saja perlahan-lahan. Setelah merasakan bahwa airnya nyaman dibadan, dia akan tenang bila diguyur.

4.Mulai menggosok perlahan dengan sabun

Sabun yang digunakan bukan detergen dan sabun colek. Saya melihat tetangga sering menggunakan sabun mandi biasa yang dipakai manusia. Saya juga tidak tahu sabun apa yang bagus, lebih baik googling saja.

Supaya simpel, saya ikuti tetangga saja. Cukup pakai sabun mandi biasa dan gosokan ketangan. Setelah berbusa langsung digosokan kebadan kucing. Bagian yang kudu digosok adalah kaki dan bawah perut. Bagian ini sering sekali kena kotoran dan kencing. Adik saya pernah berkata kalau kencing kucing termasuk najis, kalau sampai basah dan menyentuh manusia jatuhnya kita kena najis juga. Jadi pastikan menggosok hingga bersih sampai tidak ada bau kencing dsb.

Biasanya kucing akan lari pada saat ini. Air hangat dibadan kan mulai kering, baiknya segera disiram lagi sedikit demi sedikit agar ia tetap tenang.

5.Bilas sampai bersih.

Siram air sampai tidak ada bau sabun. Sambil menggosok, bagian kaki diguyur air juga tidak apa-apa. Yang penting tidak satu ember mengguyurnya. Lalu langkah terakhir adalah dikeringkan dan selesai. 

Ada beberapa orang yang membiarkan si kucing kedinginan tanpa terlebih dulu mengeringkannya. Tega sekali ya?. Hmm Saya sendiri lebih suka pakai "gombal" atau kain lap dari baju bekas dan digosokan kebadan si kucing. Setelah kering diamkan atau kalau punya hair dryer bisa di semprot selama 5 menit sampai kering. Boleh juga disisir dengan sisir lembut dan jangan sampai kena badan. Cukup menyisir dibagian bulu saja. Kebetulan kucing saya kucing kampung yang bulunya tidak lebat jadi tidak perlu disisir.

Ada yang menyarankan menggunakan tepung kanji pada saat sebelum mencuci. Itu agar kotoran dibadan kucing bisa rontok semua. Namun sekali lagi ini adalah kucing kampung. Bukan kucing a-nora yang mesti  disisir dan dicukur bulunya. Jadi saya rasa tidak perlu.

Mengapa sih kudu dimandikan padahal kucing itu tidak suka mandi?. Jawabnya karena saya pernah mengalami penyakit kulit dan itu bisa menular melalui kulit kucing. Silahkan lihat di : Penanganan penyakit scabies

Artikel Terkait

8 comments