Sunday, 9 November 2014

3 hal untuk menghindari overheat

3 hal untuk menghindari overheat


Overheat dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai panas yang berlebihan. Bukan hanya pada perangkat elektronik saja, tetapi mencakup semua benda. Bila benda tersebut mengeluarkan panas yang tidak semestinya hingga mencapai tingkat tertinggi, maka bisa dikatakan benda tersebut mengalami overheat.
Apa yang terjadi bila sebuah perangkat elektronik selalu mengalami overheat?. Kemungkinan besar perangkat didalamnya juga akan rusak akibat panas tersebut. Oleh karena itu saya akan menguraikan sedikit saja penyebab overheat pada perangkat elektronik.

1.Colokan tidak benar

Colokan itu apa ya?. Dalam bahasa Inggris colokan disebut Plug. Kita sering menyebutnya dengan steker listrik. Itu lho, kalau anda suka bercanda kan sering mengatakan "ini colokannya kemana?, ke hidungmu saja", nah colokan tersebut dinamakan Plug. Plug yang tidak terpasang dengan tepat bisa menyebabkan overheat. Hal ini dikarenakan antara plug dan stop kontak yang dipasang tidak benar akan menimbulkan percikan api. Meskipun tidak terlihat, namun efeknya bisa dirasakan pada baterai. Jadi apabila smartphone atau baterai laptop anda panas, segera dicek apakah plug dan stop kontak sudah terpasang dengan sempurna?. Bila belum silahkan dicabut dulu, biarkan suhu baterai turun dan baru dicolokan kembali.


2.Terlalu memaksa perangkat.

Maksud dari memaksa diatas adalah pada saat kita menggunakan laptop atau smarphone, disana memang tidak dituliskan tidak boleh digunakan sampai 5 jam atau peringatan untuk mematikan smartphone setiap 4 jam sekali. Tapi, perangkat yang digunakan terus-menerus sampai melebihi jam kerjanya juga akan menyebabkan panas. Kalau anda tidak percaya silahkan nyalakan laptop anda 24 jam full itu pun kalau anda berani. Atau gunakan smartphone anda 3 jam saja, dengan kondisi memutar video secara online dan memasang beberapa aplikasi berjalan dibelakang layar dijamin baterai anda akan panas. Ibarat otak kita, kalau sedang belajar dan pelajarannya sulit, dan melebihi kapasitas otak kita, bisa jadi otak kita panas meskipun yang panas adalah darah.

3. Letakan ditempat sejuk

Anda mungkin sering sekali menemukan "warning" untuk meletakan benda ditempat yang sejuk dengan suhu tertentu. Apa sebabnya?. Semua itu sudah melalui uji coba dan penelitian. Misalnya saja air yang terpapar cahaya matahari, bakteri dalam air bisa saja aktif karenanya sehingga disana dituliskan warning jangan terkena cahaya matahari langsung. Begitu juga dengan laptop anda, ia butuh ruang untuk mengeluarkan panas entah dari sisi atau dari bawah, yang jelas disetiap laptop dilengkapi kipas agar tidak mudah panas. Namun pada kenyataanya kita sering memainkan laptop diatas kasur, atau benda lainya yang menutupi bagian pendingin tersebut sehingga akan menyebabkan panas berlebih. Untuk memainkan diatas kasur, bisa kita atasi dengan cooler dan perangkat lainya yang bertujuan untuk memberi ruang bagi kipas untuk mendinginkan laptop.

Artikel Terkait

1 comments so far