Blogger amatir dan pro ala gue

Blogger amatir dan pro ala gue


Beberapa hari ini saya telah melihat kembali daftar bacaan saya. Ternyata sudah cukup banyak, ada 20 blog yang sudah saya ikuti. Ada yang sangat aktif, setiap 29 menit sekali memposting dan ada juga yang sangat lambat 1 posting perbulan. Semuanya tergantung kita ini blogger seperti apa?. Ada yang 1 artikel seminggu, dan artikelnya memang sangat berkualitas. Ada juga yang artikelnya satu hari bisa 5 dan puluhan, tapi apakah semuanya berkualitas?. Bisa iya, bisa tidak. Saya memahami ini ketika membandingkan ke 20 blog yang saya ikuti. Dan ciri-cirinya kurang lebih sebagai berikut : 

1.Panjang artikel

Ternyata benar apa kata master-master blogging Indonesia, panjang artikel itu sangat penting dan patut dipertimbangkan. Dari ke 20 blog yang saya ikuti, ada 1 blog yang panjang artikelnya tidak tanggung-tanggung. Dan untuk membacanya saja, saya harus menghabiskan waktu 5 menit lebih. Artikel dibuat panjang dengan tujuan memperjelas maksud dan tujuan. Jika artikel panjang sekali tanpa ada tujuan jelas, tidak memiliki titik akhir, maka saya sebagai pembaca akan langsung pergi. Ada juga yang punya artikel pendek dan maknanya kena semua. Saya sangat suka dengan yang tipe ini, tidak perlu basa-basi atau langsung ketujuan. Yang mana yang pro?. Jelas sekali kalau artikel pro itu yang panjang dan mengundang minat pembaca, artikel pendek yang cuma 2 paragraf atau 3 paragraf saya kategorikan amatir. Salah satu contoh dari yang pro adalah wikihow.

2.Garing saja, atau garing tapi renyah?

Dari 20 blog yang sudah saya follow, tidak semuanya punya artikel yang mengundang selera pembaca. Tentu saja kalau artikelnya berupa tata cara masak itu akan membuat kita ngiler. Ini bukan soal itu, ini soal bagaimana artikel itu dibawakan. Ketika artikel dibawakan dengan apik, maka artikel bisa menjadi garing tapi renyah, tidak bosan orang untuk melihat-lihat halaman lainnya. Tetapi ketika dibawakan dengan biasa saja, hmm saya biasanya hanya melihat judul artikel, pokok masalah, dan poin sub-heading-nya saja. Dua menit membaca dan selesai. Untuk membawakan artikel dengan baik dan "renyah" tentunya, biasanya para pro-bloggers selalu memakai ungkapan, idiom, atau pribahasa. Ini sangat tergantung anda yang membuat artikel. Jujur saja, saya sangat tertarik dengan blog Juragan ehem.. (anda tahu kaaan?), nah pengelolanya benar-benar tahu bagaimana menggunakan "bahasa" dengan sangat baik. Sehingga saya yang baru terjun keduia blogging ini selalu menyempatkan waktu mengunjungi blog beliau dan juga selalu menentikan artikel terbarunya. Karena saya yakin kalau setiap artikel  yang dibawakan pasti bagus.

Pro,"artikel saya pasti renyah".
Amatir,"punya saya garing terus nih.."
Pro,"makanya, digoreng dong!"
Amatir,"sudah, tapi kok mlempem ya?"
Pro,"ini rahasianya...."

3.Judul kurang nonjok.

Anda lihat?. Saya meniru gaya seorang pro dalam hal sub-heading. Ketika anda membaca kurang nonjok saja, anda akan bertanya itu seperti apa yang "kurang nonjok itu". Ini juga salah satu trik yang bisa dipakai. Jujur saja, salah satu blog yang saya follow juga pernah memberi judul artikel dengan kata "nonjok". Apa hasilnya?. Tentu itu adalah sesuatu yang baru ditelinga dan pastinya mengundang minat pembaca. Bahkan sampai sekarang pun, saya masih ingat artikel tersebut pernah saya baca. ^^.  Ketika judul dimainkan, maka artikel yang garing sekalipun akan menarik pembaca. Portal berita sangat pintar soal urusan ini, makanya ketika anda membaca berita, anda suka berita atau tidak?. Yah, ketika anda membacanya, maka anda melihat-lihat judul-judul "super" yang akan menyedot anda untuk masuk ke artikel lain sekalipun tidak berkaitan. Amatir selalu menggunakan kata-kata biasa yang sudah umum, pro menciptakan sesuatu yang baru, yang akan mengundang minat pembaca.

4.Artikel sudah diketahui

Seperti apa yang pernah saya postkan pada artikel yang berjudul lucunya orang Indonesia, dikasih tau malah nyolot. Artikel tersebut tadinya adalah artikel tentang handuk yang ternyata bisa menyebabkan jerawat. Tapi karena artikel seperti itu sudah pernah ada, dan tidak mungkin pula saya membahasnya karena orang juga sudah tahu tanpa perlu dikasih tau, otomatis judul artikel saya rubah menjadi seperti itu. Isinya tetaplah tentang handuk tadi, tetapi yang dibahas adalah komentar-komentar pembacanya. Saya sering menemukan artikel yang sudah diketahui banyak orang dan semuanya membosankan. Berbeda dengan artikel wikihow yang yah, itu umum tapi selalu ada poin emas yang menjadikan ia tetap dikunjungi banyak orang.

Pro,"artikel seperti ini mah saya juga sudah tahu."
Amatir,"inikan artikel baru, belum ada yang buat"
Pro,"diblog saya juga ada artikel seperti ini"
Amatir,"mmmm.."
Pro,"mikiir?"

5.Poin Emas

Saya sebut poin emas, yaitu sub-heading yang kuat, yang membuat pembaca mengingat poin itu. Saya juga ingin tahu apakah anda pernah membaca artikel saya yang isinya saya ceritakan tentang gambar sepeda roda lima?. Anda bisa membacanya disini : belajar bahasa Inggris dengan story book

Ketika anda selesai membaca itu dan nanti saya ungkap lagi, saya masih ingat persis poin itu. Seperti artike Juragan Cipir yang terbaru, ada poin emas dimana seseorang berkata, "bola salju, berguling dari kecil sampai menjadi raksasa yang berjalan sendiri". Itu adalah bentuk poin emas yang sangat bagus menurut saya.  Intinya, buatlah artikel anda punya "poin emas". 

Pro selalu memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang, itulah poin emas.

Saya? saya masih pemula master, semoga suatu saat bisa jadi pro. ^^ yang penting tetap belajar, belajar dan berlatih. Yakin, suatu saat bisa membuat artikel dengan kriteria diatas. 

Post a Comment

2 Comments

  1. =)) Makasih udah share, sama-sama bloger pemula harus saling berkunjung ya Bos!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip mas dzaky.. kita sama-sama masih belajar, salah dikit tidak jadi masalah. Kecuali kalau salah masak kayak blog mas dzaky.. hehe :))

      Delete

Berkomentarlah yang baik dan sopan.
Jangan berkomentar diluar dari Topik (OOT)
Diharap untuk tidak menempelkan link dalam bentuk apapun.
Komentar dengan link akif maupun non-aktif tidak akan ditampilkan.
Terimakasih.