Sunday, 28 December 2014

Belajar menulis dari buku 101 dosa penulis pemula

Menulis adalah kegiatan yang wajib dikerjakan bagi seorang blogger. Terutama bagi mereka yang menjadi publisher adsense. Menulis harus dilakukan setiap hari untuk bisa PO tiap bulan. Bayangkan, untuk mendapat 1000 artikel, dengan perhitungan 5 artikel sehari maka itu harus ditempuh dalam waktu 200 hari atau sekitar 7 bulan. Dalam jangka waktu tersebut tidak boleh ada jeda, mogok nulis, tidak ada mood dan sebagainya. Dan diakhir bulan ke 7 apabila memang tepat 1000 artikel, berarti kita sudah bisa menjadi publisher adsense berpenghasilan, benar?. Namun saat ini kemampuan saya baru sampai 2 artikel perhari, itu pun kalau hari-hari tertentu saya bahkan tidak bisa menulis karena "Excuse" kesibukan.

Isa Alamsyah : "Tak ada alasan!"


Katanya nih, buku yang akan saya resensi ini dibuat dalam waktu 1 minggu oleh bapak Isa Alamsyah.. keren to?. Tebalnya saja 300-an halaman. Dari pada penasaran yuk kita lihat sebentar seperti apa daleman buku ini?.

Seklias tentang kesalahan penulis

Tahukah anda, ternyata penulis sekaliber Asma Nadia dan Isa Alamsyah saja punya kelemahan dalam menulis. Dalam buku ini, diungkap rahasia pasangan penulis tersebut. Saya yakin kalau anda juga ingin tahu, tetapi kalau saya beri tahu namanya membocorkan dong?. Tidak hanya itu, pak Isa Alamsyah juga membeberkan kesalahan penulis pemula yang merupakan gabungan dari komunitas KBM (Komunitas Bisa Menulis). Makanya banyak sekali kesalahan yang diungkap disini.

After effect

Sesudah membaca buku ini, diri pribadi sekarang mulai membiasakan membaca ulang setiap artikel hingga 4 sampai 5 kali sebelum terbit. Tak lupa juga, semua kesalahan menulis akan diperbaiki. 


tampilan buku 101 dosa penulis pemula
sumber : Toko asma nadia online

Dibuku ini ada 101 kesalahan penulis baik yang pemula maupun yang sudah terkenal. Ketika membacanya dari  awal hingga tepat dikesalahan ke-15. Saya sadar kalau tulisan saya cuma tulisan anak kecil. TT

Anda mau tau apa kesalahan terbesar saya?. Terlalu banyak kata "namun" dan "saya" dalam setiap artikel yang sudah diterbitkan. Jika saya lanjutkan, mungkin kesalahan tersebut bisa meningkat tajam. Bisa saja saya disamakan dengan penulis kelas SMP atau bahkan SD!. Tak percaya?. Coba lihat artikel yang anda baca ini baik-baik, pasti akan ada kesalahan dalam penulisannya. DIJAMIN!

Selain itu buku ini juga mengungkap bagaimana membenahi kesalahan-kesalahan tersebut. Ini akan sangat membantu kita dalam membuat artikel yang tidak cuma "baik", tetapi juga benar secara "kepenulisan". 

Rekomendasi ++

Saya selalu merekomendasikan buku-buku terbitan ANPH. Ini karena apapun yang diterbitkan di ANPH selalu jadi buruan para pembaca. Saya saja ketika membeli buku ini harus mengalami kesulitan, padahal belinya di toko Gramedia yang jelas-jelas sangat profesional. Dicari dengan komputer tidak ketemu nomer raknya. Hanya ada info kalau bukunya cuma tinggal satu. Hmm luar luarbiasa!. Tahukah anda dimana buku tersebut?. Ternyata dipajang dirak buku Agama ^^. Pantas saja saya dan pekerja disana sulit menemukan buku tersebut. Ini wajar sih, mengingat nama bukunya yang juga "DOSA".

Oya, kalau saya tidak salah, buku Isa Alamsyah yang judulnya NO Excuse juga cukup laris manis lho. Sebagai seorang plate maker saya selalu tahu buku apa saja yang akan terbit bulan ini atau bulan selanjutnya. 

Dulu,saat buku "tidak ada alasan!" ini terbit, beberapa minggu setelah itu saya langsung pergi ke Gramedia, dan ternyata hanya tinggal 2. Saya sampai bingung mau beli NO Excuse atau Gara-gara Indonesia. Habis bukunya bagus sekali.^^

Memang buku lainnya juga keren sekali sih.. bahkan bukunya pak Tung Desem Waringin, terjual hanya dalam 24 jam dan itu semua ludes!. (sumber : audio bagaimana memarketingkan buku, TDW)

Namun demikian, (tuh.. namun lagi) ^^. ini kesalahan!

Ok, sebagai seorang penulis artikel, kita tentu ingin tulisan kita baik dan benar. Kita tidak pernah sadar akan kecenderungan kita, akan gaya kita dalam menulis. Sehingga kita perlu sesuatu untuk membuat  "aware" terhadap hal itu. Dan buku inilah "sesuatu" itu.

Sudah dulu ya, saya mau melanjutkan membaca sampai tuntas. Nanti kalau ada yang bagus, insyaAllah akan diresensi lagi. Keep learning, keep writing.. and good luck!

Artikel Terkait

2 comments