Pernah latihan beban dan nyerah ditengah jalan?. Saya harap tidak lagi. Mengapa?. Karena sebetulnya latihan beban itu akan membuahkan hasil apabila latihannya tepat dan diimbangi dengan gizi yang tepat pula. Didalam artikel singkat ini saya yang tergolong masih baru dalam dunia ' asah Otot' ini mencoba sedikit berbagi mengenai cara efektif bagaimana bisa membentuk otot lebih cepat dari sebelumnya.

Cat training with dumbell
Cuapek!..



Saya akan bercerita dari remaja saja. Dulu saat saya SMP saya sering sekali latihan beban. Tiap malam saya ambil barbel dan mengankatnya hingga puluhan kali. Push up dan sit up adalah makanan sehari-hari. Namun ketika saya menemukan tidak ada perkembangan yang signifikan akhirnya saya berhenti. 

Pada usia yang ke 19, saya mencoba untuk latihan kembali. Mulai dari push up sampai 40 kali bahkan lebih dalam sehari. Sampai skipping (lompat tali) lebih dari 100 kali perhari. Semua saya lakukan untuk 'mendapatkan otot'. Namun sayangnya semua usaha itu saya katakan tidak membuahkan hasil yang 'nyata'. Hanya beberapa otot tipis yang ada.

Sekarang usia saya sudah 21 tahun. Dan karena perkembangan internet begitu pesat, kini akhirnya saya sadari bahwa latihan saya sudah mengarah ke latihan yang benar. Maka dari itu hasilnya pun kelihatan. Yah walau tidak esktrim tapi mungkin bila ditingkatkan lagi latihannya maka dalam kurang dari setahun seharusnya sudah berbentuk.


Hadeuh masih kerempeng haha. Yang penting ada progress.

Niat latihan yang benar

Kunci dari latihan beban adalah niat. Lho?. Mengapa niat?. Karena ketika niat kita salah atau kurang tepat maka hasilnya pun jadi kurang tepat atau bahkan salah. Kurang tepatnya bisa jadi, sudah latihan tapi tidak ada hasil. Atau salahnya malah jadi cedera. Pada usia saya yang muda-muda itu, saya berniat untuk mempunyai otot saja, bukan untuk kesehatan. Sementara saat ini, saya niatkan latihan beban adalah untuk kesehatan. Jadi yang berbeda, apabila saya tidak latihan maka saya tidak menjaga kesehatan. Untuk itu saya akan tetap latihan untuk menjaga kesehatan. Setelah niat yang benar maka meskipun tidak mendapatkan perubahan signifikan, saya tetap melakukannya dengan alasan, ingin sehat.

Makan makanan yang tepat dan seimbang

Selanjutnya adalah makanan. Dari sebuah aplikasi android, saya ini digolongkan orang yang kurus karena berat badan saya kurang dari 50 KG untuk tinggi 165 cm. Sehingga meskipun olahraga banter banget, hasilnya kecil. Sebab tubuh kekurangan nutrisi. Oleh karena itu seharusnya saya makan teratur dengan porsi yang pas. Yakni memperbanyak asupan protein agar otot dapat dibangun setelah dirusak (latihan). Makanan tersebut yakni bisa telur, tempe, tahu, kacang-kacangan dan sebagainya.

Memiliki pelatih

Namun disini yang saya belum punya adalah coach atau pelatih. Pelatih tentu akan membimbing kita lebih cepat untuk meraih target. Jika targetnya penambahan massa otot maka sangat disarankan untuk ikut nge-Gym. Jika seperti saya, yang hanya untuk kesehatan maka bisa membeli dumbble atau alat olahraga rumahan lainnya. Strateginya bila tidak ada coach adalah dengan menonton video youtube. Itu saja. 

Visualisasi

Yang terakhir mungkin adalah kurangnya visualisasi. Visualisasi bisa dilakukan dengan membayangkan saja badan kita kekar setiap hari sebelum tidur. Atau cetak poster besar-besar dan tempel ditempat yang selalu anda lihat. Beri tulisan 'Badan saya bakal kekar dalam 4 bulan seperti 'idola anda'.". Catat perkembangan anda dan selalu realistis.

Itulah sedikit cerita bagaimana saya memulai latihan beban dan mengalami perkembangan. Semoga bermanfaat.