Wednesday, 7 January 2015

Cara jadi blogger minim biaya

Untuk menjadi blogger dengan biaya yang sedikit tentu ada caranya. Semenjak pertama kali mengenal blog hingga sekarang, mungkin saya harus mericinkan kira-kira seberapa banyak uang yang sudah saya keluarkan. Sekaligus sebagai share, mungkin diantara teman-teman ada yang lebih irit. ^^

1. Laptop dan perangkat pendukung

Saya melakukan aktivitas blogging dengan 2 buah perangkat. 1 buah laptop dan 1 buah android. Tadinya laptop tidak digunakan untuk keperluan ini, tetapi lebih kepada design. Seiring waktu berjalan, saya ogah ngedesign. Itu karena lama dan butuh otak yang selalu fresh. Berbeda dengan ngeblog yang tinggal celoteh sana-sini dan tetap bisa dapat uang. Apa saya tinggalkan design?. tidak, saya tetap melakukannya tapi terbatas.


Laptop paling murah ini saya beli seharga RP.3.400.000 merk HP Pavilion G4. Alasan pilih laptop karena mudah dibawa kemana-mana (mobile). Dengan komputer saya harus duduk ditempat itu selama 2 jam lebih dan tidak dapat dipindah. Jika anda pilih netbook harganya bisa ditekan, sekarang netbook sudah dibanderol seharga 2 jutaan. Tentu saja speknya tidak tinggi, karena blogging tidak perlu spek yang high.

Perangkat kedua, Android minimal GB (ginger bread). Saya beli waktu itu seharga Rp.750.000. Kenapa harus android?. Karena mobile juga, selain itu ada beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan blogging. Android juga dilengkapi fitur tethering atau berbagi hot-spot wifi. Sehingga tak perlu lagi beli modem.


Recehan

2.Biaya bulanan kuota internet

Untuk internetan saya pakai kartu im3 dan 3. Kenapa pakai dua kartu?. Android saya dual sim, jadi terserah mau dikasih atau tidak. Selain itu kadang koneksi internet salah satu sim sering mengalami gangguan, disaat itu bisa dialihkan ke sim2-nya. im3 ada paket unlimited satu bulan Rp.50.000 sedangkan 3 ada paket kuota 1.25 Gb Rp.25.000. Saya menyesuaikan budget saja, kalau ada uang lebih pakai im3 kalau lagi minim biaya pakai 3. Kecepatan sama saja, tidak pernah lebih dari 1 Mbps.

Pemakaian internet tidak untuk "hura-hura", maksud saya jangan dipakai streaming terus. Setidaknya jika sudah akhir bulan mendekati hari habisnya masa aktif paket, baru kita pakai streaming dan download. Ingat jangan mau rugi, kita bayar Rp.50.000 ya harus dapat maksimal. Kalau ada sisa 1 Gb, habiskan sampai 0 Gb. 

Jika dibandingkan harus ke warnet tiap hari, 
Sehari harus nongkrong diwarnet selama 2 jam. Buat artikel 2-3 artikel dan menghabiskan biaya Rp.5000 rupiah/hari. 30 hari x Rp.5000 = Rp. 150.000.- lebih boros hingga 3 kali lipat. 

Jadi bagi anda yang pemula sekali, pikir dulu baik-baik. Blog itu jangka panjang, tidak bisa dapat uang besok lusa atau minggu depan kalau main adsense. Perlu kurang lebih 3 bulan agar blog menghasilkan. Bahkan yang sudah 3 bulan saja belum tentu langsung bengkak earningnya. Membangun blog layaknya membangun jaringan MLM, perlu waktu setidaknya 2,5 tahun agar dia bisa memberi passive income. Jadi untuk jangka pendek, lebih baik bisnis kacang atau kerupuk yang bisa anda beli lalu jual dan hari itu juga bisa dapat duit. 

Total biaya keseluruhan selama satu tahun

1. Laptop = Rp. 3.400.00/ kurang
2. HP = Rp. 750.000
3. Internet 1 tahun = Rp.50.000 x 12 = Rp. 600.000
total = Rp. 4.750.00

Apabila selama satu tahun bisa menghasilkan 600 lebih artikel maka insyaAllah ada rejeki dibaliknya. Bisa saja dipasang iklan anda sendiri yang mau jual sepatu atau baju. Atau mau buka terima jasa buat artikel misalnya. Banyak cara untuk dapat uang, silahkan pilih yang termudah untuk anda jalani.

Artikel Terkait

8 comments