Sunday, 1 March 2015

Ternyata memilih niche blog itu penting.

Berapa bulan saya sudah melakukan aktivitas blogging?. Dan seperti apa perubahan pada blog saya semenjak pertama kali diisi dengan artikel?. Pertanyaan kedua mungkin akan terjawab saat melihat blog masing-masing. Setelah dilihat kembali, pertanyaan tersebut seolah menunjukan seperti apa blog saya dimasa depan. Terutama jika saya tetap menganut gado-gado dan tidak dominan disalah satu label. Apakah saya punya ciri khas diantara ratusan ribu website yang temanya juga gado-gado?.  Tidakkah saya memilih niche tertentu sehingga blog saya muncul dipermukaan karena dianggap penting oleh google dan pengunjung?.


Ternyata memilih niche blog itu penting.
Pada titik ini, saya melihat bahwa ternyata yang lebih menang diakhir adalah yang fokus pada satu tema. Sebut saja Tutplus dengan tema cara design, semua design dilahap habis dan hal itu menjadikannya sebuah website raksasa penguasa tutorial design. Itu lah kenapa saya juga mulai mempertimbangkan membuat blog niche. Hars Agrawal dalam berbagai penjelasannya juga mengatakan untuk memiliki niche yang tepat, yang kita kuasai dan suka. Masalahnya.. saat pertama membuat blog, saya memang tidak mengerti apa itu niche. Lalu bagaimana mengatasinya?.

Saya niubie jadi belum tahu mengapa harus memilih niche.

Ini adalah masalah paling pertama yang kita hadapi saat membuat blog (baru belajar). Seolah mudah, dan memang kalau bicara membuat saja itu mudah. Tetapi perencanaan kedepan akan seperti apa, disitu letak kesulitannya. Ibarat jalan, terlalu banyak jalan untuk dilalui malah menjadikan kita bingung mau memilih yang mana. Maka kita akhirnya jalan tanpa perhitungan. Meskpun ya, akan sampai pada satu tujuan, tetapi jauh lebih logis kalau menentukan jalan utama bakal mempercepat kita mencapai tujuan.

Niche yang saya bisa adalah..

Ada beberapa orang termasuk saya yang sulit menentukan niche adalah karena banyaknya kebisaan. Bisa mengulas game, bisa berbahsa asing, menyanyi, masak, dan "kerokan". Wew.. campur aduk sekali ya?. Saya juga baru sadar akan hal itu. Dan dari kebisaan itu, yang paling jago yang mana?. Hmm saya suka menggambar, tapi mood-mood-an. Kalau lagi tidak mood maka saya nyanyi dan sebagainya. Tapi saya memang lebih suka menggambar dari pada yang lain. Jadi.. mungkin niche yang cocok untuk saya adalah menggambar.

Bagaimana dengan kebisaan yang lain?

Saya bisa mengulas game, tapi hanya pada saat saya memainkan game saja. Jadi, mungkin saya juga bisa membuat blog berisi game dan ulasannya. Atau saya suka menulis tentang keseshatan, tapi hanya pada saat saya sedang sakit. ^^ Kalau begitu buat blog tentang penyakit yang dialami. 

Sampai titik ini, saya sendiri masih bingung dengan semuanya. Tapi sudah sangat jelas bagi saya. Saya sekolah di Grafika, bekerja di bidang grafika, dan juga suka menggambar atau design. Sedang yang lain tidak bisa sering adanya, hanya kadang-kadang saja. Maka meski saya tahu itu sulit,  dengan fokus kepada apa yang saya bisa akan menjadikan saya tidak hanya sekedar bisa tetapi expert suatu hari nanti. Lebih baik saya memilih niche dari sekarang supaya hal yang tidak penting bisa tersingkir dan kita fokus pada satu niche saja.

Bagaimana dengan blog yang sekarang?. Sudah dibuat susah payah kan??

Saya sendiri sayang dengan blog pertama ini. Meski percobaan saja, tetapi sudah memberikan saya banyak pelajaran. Sehingga yang sudah ya sudah.. saya tetap akan mengupdatenya sampai 1000 artikel. Bodo amat soal niche blog ini hehe. Namanya saja tentang teknologi, informasi dan kesehatan. Semua dilahap habis. Jika
nanti saya dominan pada android berarti jadi blog teknologi, kalau dominan pada informasi berarti jadi blog informan dan kalau kesehatan sepertinya saya tidak sanggup. ^^ kesehatan adalah bidang yang paling berbahaya menurut saya. Ngasih obat ke orang trus besoknya klenger.. ntar saya dituntut. Ah tidak!!!

Entah kedepan mau seperti apa blog ini?. Saya juga tidak tahu.. yang jelas untuk blog baru, saya sudah siapkan niche yang tepat. Itu karena saya tahu bahwa ternyata memilih niche blog itu penting.

Jika saya punya 100 warna, dan saya menggambar dengan semua warna tersebut tapi saya tidak mampu menempatkan susunan warnanya, mungkin akan terlihat kacau balau alias clemongan. Akan lebih baik kalau saya memisahkan warna tersebut berdasarkan metode mejikuhibinu sehingga terlihat lebih harmonis.

Artikel Terkait

6 comments